Tertangkap Basah, Pencuri Babi di Buleleng Babak Belur Dihajar Warga

Tertangkap Basah, Pencuri Babi di Buleleng Babak Belur Dihajar Warga

Merdeka.com – Pencuri bernama Putu Ardana Alias Kepang (39) babak belur digebuki warga, usai tepergok mengambil babi di Desa Kalisada, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, Bali.

“Modus operandi yang dilakukan terduga pelaku, perbuatannya tersebut dilakukan pada malam hari. Dan setelah berhasil mengambil babi kemudian dimasukkan ke dalam karung plastik yang sudah disiapkan dan dengan menumpang kendaraan umum, babi tersebut dijual di salah satu pasar yang ada di Buleleng,” kata Kapolsek Seririt Kompol I Gede Juli, Senin (3/5).

Tertangkapnya pelaku berawal pada Minggu (2/5) sekitar pukul 22.00 WITA. Saat itu seorang warga melihat seseorang yang gerak-geriknya mencurigakan, mengendap-endap di kandang babi.

“Dan pada saat didekati warga yang bersangkutan bersembunyi di jerami. Selanjutnya, warga mengamankan terduga di Kantor Kepala Desa,” imbuhnya.

Sebelum itu juga, ada laporan warga di Banjar Dinas Yeh Anakan, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, Bali, tanggal 3 Maret 2021 lalu, telah kehilangan tiga babi dengan kerugian sekitar Rp 5.000.000.

“Saat diamankan petugas Polsek Seririt, terduga pelaku mengalami luka robek sudah dijahit pada bagian pelipis kiri dan kepala belakang, luka bengkak diduga patah pada bagian tangan kiri, memar pada jempol kaki kiri dan merasakan sakit pada bagian dada,” jelasnya.

Selain itu, saat pelaku ditangkap telah ditemukan barang bukti berupa 1 baju warna biru dibeli dari hasil uang penjualan babi, 1 tas cokelat yang biasa dibawa saat mencuri, 1 gunting yang biasa digunakan memotong tali babi, 2 senter korek api.

Saat diinterogasi, pelaku mengakui akan mengambil babi. Dia juga telah melakukan aksi yang sama di enam TKP berbeda di Buleleng di antaranya Desa Tegalenga mengambil satu babi, di Desa Kalisade sebanyak 1 kali, di Dusun Delod Rurung Desa Banjar Asem mengambil satu babi, di Banjar Dinas Kalanganyar Desa Banjarasem mengambil lima anak babi dan di Banjar Dinas Yeh Anakan sebanyak enam anak babi.

“Kasus ini, masih dalam proses penyidikan yang ditangani Polsek Seririt, dan terhadap terduga pelaku disangka telah melakukan tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal 363 KUHP tentang tindak pidana Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” ujar Kompol Gede Juli. [cob]

Location | Posted in Info