Terlibat Ombak di Pantai Menganti Kebumen, Paman dan Keponakan Ditemukan Meninggal

Terlibat Ombak di Pantai Menganti Kebumen, Paman dan Keponakan Ditemukan Meninggal

Merdeka. com berantakan Perut wisatawan yang dilaporkan gaib terseret ombak saat beristirahat di Pantai Menganti, Kebumen, telah ditemukan. Keduanya wafat dunia.

Korban atas nama Alan (32) dan keponakannya Tsafiq (3), warga Ambarketawang, Sleman, Yogyakarta. Tsafiq ditemukan pada Selasa (1/6) sekitar pukul 08. 30 WIB. Alan ditemukan lebih dahulu, yakni dalam Minggu (30/5).

Kasubbag Humas Polres Kebumen Iptu Tugiman mengatakan, target segera Tsafiq ditemukan pada tengah laut, sekitar 500 meter dari titik kausa hilang. “Sudah ditemukan dan berhasil dievakuasi menggunakan sekoci oleh tim SAR gabungan, ” jelasnya.

Kedua korban dilaporkan terbabit ombak di spot semenanjung karang bata Pantai Menganti pada Minggu (30/5) kira-kira pukul 09. 30 WIB. Ketika itu mereka tengah berwisata di sana.

Berdasarkan keterangan sebesar saksi, ombak di medan Pantai Menganti saat perkara cukup tinggi. “Korban era itu berada di tebing pinggiran pantai, tiba-tiba ada ombak besar datang. Era itu korban sedang menggendong korban yang tiga tarikh. Kedua terseret ombak, ” jelas Tugiman.

Tunisman (47), salah seorang pengelola wisata Pantai Menganti mengungkapkan, dua wisatawan itu sebenarnya berada di tempat aman. “Sebetulnya berada pada tempat aman. Jarang sekadar ada ombak sampai ke situ. Pada Minggu pagi ada informasi ada tiga ombak besar di lokasi itu, ” jelasnya.

Untuk alasan kebahagiaan, pengelola wisata sebenarnya sudah sangat hati-hati. Mereka membawa petugas penjaga pantai buat mengawasi wisatawan.

“Jika wisatawan berada di tempat bahaya, kita ingatkan melalui petugas kami pada lapangan. Tapi korban zaman itu berada di wadah aman, ” pungkasnya.

Meski para korban berada di tempat damai, tingginya ombak yang pegari masih bisa menjangkau objek dan menyeret mereka ke laut. [yan]