Tambahan Kerumunan di Pusat Perbelanjaan, Pemkot Bandung Evaluasi Pengetatan

Tambahan Kerumunan di Pusat Perbelanjaan, Pemkot Bandung Evaluasi Pengetatan

Mandiri. com – Pemerintah Kota Bandung membuat sejumlah kebijakan buatan evaluasi pascakerumunan terjadi dalam pusat perbelanjaan pada simpulan pekan lalu. Kebijakan itu pun sekaligus untuk pengoperasian Idul Fitri di level Kota Bandung.

Diketahui, sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Bandung dipadati pengunjung pada Minggu (9/5). Beragam pusat perbelanjaan yang dipadati oleh masyarakat itu adalah Pasar Baru Trade Center, Kings Mall, Yogya Kepatihan, Plaza Parahyangan maka kawasan Dalem Kaum.

Gambaran situasi tersebut tersebar di berbagai akun media sosial. Banyak pihak mengkritik upaya pencegahan dibanding Pemerintah Kota Bandung dengan tidak berjalan maksimal.

Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna menyebut kerumunan itu akibat membludaknya pengunjung. Pengelola pusat perbelanjaan ia sebut sudah melakukan protokol kesehatan sesuai kaidah yang berlaku.

Meski demikian, hal itu menjadi catatan tersendiri buat mengetatkan fungsi pengawasan para-para petugas di lapangan. Terlebih, Pemerintah Kota Bandung sudah merekomendasikan pelanggaran protokol kesehatan tubuh bisa disanksi oleh Satpol PP.

“Para (pengelola) pusat perbelanjaan itu sebetulnya melaksanakan prokes sebati Perwal, dan mereka teknisnya, ketika 50 persen telah terpenuhi, maka mereka merapatkan aktivitasnya, ” ujar Ema di Balai kota Bandung.

“Sekarang ketidaksabaran masyarakat, ketika diimbau buat melakukan antrean, atau mereka meninggalkan dulu area induk perbelanjaan, itu yang mereka tidak lakukan sehingga potensi kerumuna itu tetap terjadi, ” ia melanjutkan.

Meski ada daya kerumunan, Pemerintah Kota Bandung pusat perbelanjaan tetap mampu beroperasi, hingga malam takbiran nanti. Di sisi asing, kebijakan penutupan jalan tentu berjalan.

“Malam takbiran penutupan jalan hendak dilakukan mulai sore jam 18. 00 WIB disemua jalan, kita akan erat. Yang jelas, tetap malam takbiran itu mall sedang tetap berjalan, tapi ya kita akan berupaya dengan sejumlah SDM yang tersedia di kita, untuk memperketat di malam hari, ” terang dia.

Sementara itu, Kepala Biro Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Elly Ikatan memastikan aktivitas pengunjung pada pusat perbelanjaan pascakerumunan akhir pekan lalu sudah bisa teratasi.

“(Pusat perbelanjaan dan mal), aktif sampai jam 21. 00 Wib karena perwal kemarin juga dalam ratas masih sama aturannya. Mal dan ritel tutup jam 21. 00 Wib, ” perkataan dia, Selasa (11/5).

“Kalau kami menilai hari ini sudah landai, ” ucap dia teristimewa.

Jika terjadi kerumunan kembali, maka dia tidak segan merekomendasikan penutupan atau penyegelan pusat perbelanjaan selama 14 hari. Artinya, upaya antisipasi lonjakan kudu bisa dilakukan oleh pemerintah dan pengusaha. [ded]