Tahu Lakukan Perjalanan ke Luar Daerah, Pasutri di Solok Terkonfirmasi Covid-19

Tahu Lakukan Perjalanan ke Luar Daerah, Pasutri di Solok Terkonfirmasi Covid-19

Merdeka. com awut-awutan Sepasang suami istri berinisial ES (40) & YP (40) dinyatakan terinfeksi pasti Covid-19. ES berprofesi sebagai aparatur sipil negara (ASN) di Tanah air Solok dan YP (40), seorang dokter di Puskesmas.

Kabag Protokol dan Komunikasi arahan (Prokomp) Kota Solok, Nurzal Gustim, mengatakan sepasang suami istri tersebut merupakan warga di Kelurahan Aro IV Korong, Solok.

“Pasangan suami istri itu dinyatakan positif berdasarkan hasil pemeriksaan ulangan cepat molekular (TCM) yang dilakukan pihak RSUD M Natsir, ” kata dia. Demikian dikutip sebab Antara, Sabtu (14/11).

“Yang bersangkutan memiliki gejala anosmia dan demam, ” sambungnya.

Sebelumnya dinyatakan terpapar Covid-19, pasangan suami istri tersebut memiliki riwayat perjalanan dari luar daerah. Saat ini, keduanya telah menjalani isolasi mandiri.

Tempat menambahkan, dengan adanya penambahan besar kasus baru tersebut, maka data Covid-19 di Kota Solok menyentuh 288 orang dengan rincian anak obat sembuh berjumlah 254 orang, dirawat di RSUD M Natsir besar orang, menjalani isolasi mandiri 22 orang, dirawat di RST tiga orang, dirawat di RSUP M Djamil satu orang, dan wafat dunia enam orang.

“Jika melihat perkembangan kasus datang hari ini, penambahan kasus meyakinkan Covid-19 relatif menurun dan penggandaan kasus sembuh meningkat, ” katanya.

Kendati demikian, dia tetap mengimbau agar masyarakat Praja Solok tetap menerapkan protokol kesehatan dalam menjalani setiap aktivitas sehari-hari, terutama saat berada di asing rumah.

Dia juga mengimbau masyarakat Kota Solok biar mematuhi Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat Nomor 6 tahun 2020 Tentang Adaptasi Kebiasaan Baru Pencegahan dan Pengendalian COVID-19.

Perda itu telah diberlakukan pada Kota Solok. Oleh karena itu, masyarakat Kota Solok diimbau lestari memakai masker saat berinteraksi pada luar rumah, mencuci tangan, melestarikan jarak, dan tetap menjaga imunitas tubuh.

“Hal itu bertujuan untuk memutus mata ikatan penularan COVID-19 di Kota Solok, ” kata dia. [lia]

Location | Posted in Info