Penyelundupan 310 Burung Langka Digagalkan, Puluhan Ekor Ditemukan Pasif

Penyelundupan 310 Burung Langka Digagalkan, Puluhan Ekor Ditemukan Pasif

Langgas. com – Tim Balai Pelestarian Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah bersama aparat Balai Karantina Pertanian Status I Semarang kembali memorakporandakan penyelundupan 310 ekor rumor langka. Ratusan satwa langka itu diselundupkan melalui pesawat dengan dibungkus wadah minuman sirup, dan terdapat puluhan ekor mati akibat malnutrisi.

“Kita sita 32 ekor cicak daun kecil atau kerap dikenal cucak ijo, sebanyak 38 ekor burung murai keras kepala serta 240 ekor burung madu. 15 ekor burung cucak ijo, 7 belakang murai batu dan 64 ekor burung madu di keadaan mati akibat tekanan karena menempuh perjalanan lama melalui jalur laut, ” kata Kepala BKSDA Jateng, Darmanto dalam keterangannya, Minggu (18/4).

Tempat mengungkapkan, penyelundupan ratusan buntut burung langka digagalkan saat petugas merazia KM Kelimutu tujuan Pelabuhan Sampit-Tanjung Aurum Semarang. Petugas yang mencurigai kapal tersebut langsung melakukan penggeledahan.

“Saat diselundupkan, kita tidak menjumpai pelakunya. Namun kegiatan tersebut terancam dipidana dua tahun dengan denda Rp2 miliar, ” jelasnya.

Bahkan sisa burung dengan ditemukan masih hidup mau dikoordinasikan dengan BKSDA Kalteng untuk dikembalikan ke Sampit via Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya.

“Ada 220 burung yang sedang hidup langsung kita kembalikan untuk dilepas liarkan. Kita kirim memakai pesawat Garuda Indonesia nomor lambung GA 0245 melalui Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, ” ungkapnya.

Tengah itu Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Semarang, Parlin Robert Sitanggang, mengucapkan proses pengembalian burung dengan masih hidup bertujuan untuk menjaga habitat satwa garib yang dilindungi negara.

“Bahwa burung cucak ijo termasuk satwa dilindungi negara. Sehingga harus dikembalikan ke habitat asalnya supaya sifat aslinya tidak hilang, ” kata Parlin Robert Sitanggang. [lia]

Location | Posted in Info