MK Pastikan akan Memutus Uji Pelajaran UU Cipta Kerja dengan Lurus

MK Pastikan akan Memutus Uji Pelajaran UU Cipta Kerja dengan Lurus

Merdeka. com – Juru Cakap Mahkamah Konstitusi (MK), Fajar Laksono memastikan, pihaknya siap menerima penyampaian judical review atau uji bahan UU Cipta Kerja. UU Menjadikan Kerja sendiri telah disahkan DPR pada Senin 5 Oktober 2020 kemarin.

“Tak tersedia kata lain, MK memastikan siap untuk menerima perkara, kapan kendati dan berapa pun, ” terangnya.

Dia menyatakan, Menawan Hakim MK yang menyidangkan uji materi UU Cipta Kerja nantinya akan bersikap independen. Dia menetapkan hakim MK tak akan termakan oleh kekuasaan mau pun relevansi suatu golongan.

“MK tidak akan berkurang kejernihan berpikirnya dengan peristiwa apa pun. Makin menyangkut kebenaran dan keadilan, ” tegasnya.

Terkait secara pernyataan Presiden Joko Widodo pedengan Jokowi yang meminta MK ikut membantu UU Omnibus Law Cipta Kerja, Fajar memastikan itu hanya pernyataan politik dari Jokowi. Selebihnya, menurutnya, MK akan berpikir jernih di dalam memutus suatu perkara.

“Sebagai pernyataan politik, ya, tersebut tak bisa dihindarkan. Tapi, seluruh tahu, MK tak terlibat pada dukung mendukung suatu UU atas nama kewenangan yang dimiliki. Dan, hamba meyakini, MK tak pernah mengantarkan pendapat atau pernyataan soal bawa mendukung UU, ” ungkapnya.

Fajar menyatakan, Majelis Hakim MK akan bersifat netral di memutus suatu uji materi undang-undang. Maka dari itu, dia meminta agar publik terus mengawal jalannya persidangan.

“Sejauh ini engak ada persiapan-persiapan yang bersifat khusus. MK memastikan selalu jadi menerima dan memproses permohonan PUU. Untuk itu, silakan publik menimbrung mengawal dan memonitor setiap persidangan dan perkembangan penanganan perkara, ” tutupnya.

Reporter: Fachrur Rozie
Sumber: Liputan6. com [fik]

Location | Posted in Info