Kecanduan Karaoke, Pedagang Pepaya di Kebumen Nekat Menggelapkan Mobil Rental

Kecanduan Karaoke, Pedagang Pepaya di Kebumen Nekat Menggelapkan Mobil Rental

Merdeka. com – Kecanduan berkaraoke ditemani wanita pemandu lagu, AG (23) warga Desa Lemburpurwo, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen, nekat menggelapkan mobil rental. AG diduga melakukan penipuan kepada KH (23), warga Kecamatan Puring dengan modus menggadaikan mobil rental.

Kapolres Kebumen, AKBP Rudy Cahya mengatakan, sebab hasil menggadai mobil rental pada KH tersebut, tersangka memperoleh kekayaan Rp 27, 5 Juta.

Awal kejadian, tersangka hadir ke rumah korban untuk menggadai mobil. Selang beberapa hari, simpulan datang lagi ke rumah target meminjam sepeda motor dengan argumen untuk mengambil mobil yang sebelumnya digadai kepadanya.

“Namun ternyata sepeda motor yang pamitnya dipinjam sebentar, dibawa kabur serupa oleh tersangka, ” kata Rudy, Jumat (28/8).

Uang Rp 27, 5 juta yang diterima oleh tersangka dari korban dihabiskan untuk berkaraoke. Menurut penyungguhan tersangka, ia mengunjungi sejumlah tempat karaoke di Yogyakarta, Purworejo, Kebumen hingga Purwokerto, Kabupaten Banyumas.

“Tersangka juga menjadi majikan bagi teman-temannya, ” kata Rudy.

Sekali berkaraoke, tersangka habiskan uang mulai dari Rp 2 juta – Rp dua, 5 juta. Tersangka mentraktir teman-temannya. Sekali berkaraoke tersangka didampingi oleh 2 sampai 3 pemandu gaya.

AG sendiri sehari-hari berdagang pepaya. Ia mengaku berpenghasilan Rp 10 juta. Ia melayani penipuan lantaran kesulitan mengelola keuangan karena hobi berkaraoke.

“Saya sewa Honda Jazz bagi hari 500 ribu. Saya pinjam selama sebulan. Uang sewa, kami bayar setiap 5 hari sekali. Mobil saya gunakan untuk jalan-jalan sama pacar, ” kata AG.

Namun kendaraan rental itu lalu digadaikan kepada target untuk mendapatkan tambahan uang. K ini akibat perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 378 KUH Pidana subs 372 KUH Pidana dengan ancaman hukuman memutar lama 4 tahun penjara. [gil]

Location | Posted in Info