Jaksa KPK Eksekusi Andi Tejo dan Reffly Ruddy ke Penjara pada Samarinda

Jaksa KPK Eksekusi Andi Tejo dan Reffly Ruddy ke Penjara pada Samarinda

Merdeka. com – Plt Jubir KPK Ali Fikri, mengucapkan bahwa Jaksa Eksekusi Andry Prihandono, telah melaksanakan Putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Samarinda Nomor 9/Pidsus-TPK/2020/PN Smr tanggal 17 Juni 2020 atas nama Terdakwa Andi Tejo Sukmono. Hal itu dilakukannya dengan cara memasukkannya ke Rumah Tahanan Negara Klas IIA Samarinda untuk menjalani pidana penjara selama 5 tahun dikurangi semasa berada dalam tahanan.

“Dia telah dinyatakan terbukti dengan sah dan menyakinkan bersalah melaksanakan tindak pidana manipulasi yaitu menerima suap terkait pengadaan proyek jalan dalam Provinsi Kalimantan Timur tahun 2018-2019 secara bersama-sama dan berlanjut, ” tulis Ali dalam siaran pers diterima, Jumat (14/8).

Ali menambahkan, selain hukuman bui, Andi juga diwajibkan untuk membayar pidana denda sejumlah Rp300. 000. 000, 00 subsidair 4 kamar kurungan.

“Adanya kejahatan tambahan berupa pembayaran uang pengganti sejumlah Rp2. 318. 083. 148, 00 selambat-lambatnya satu bulan setelah putusan pengadilan memperoleh hukum pasti, ” jelas Ali.

Ali mewanti, jika dalam periode tersebut Andi tidak membayar kekayaan pengganti maka harta bendanya disita oleh Jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut.

“Bila Andi tidak ada harta yang mencukupi untuk membalas uang pengganti maka dipidana kurungan selama 1 tahun dan 4 bulan, ” tegas Ali.

Selain Andi Tejo, Cantik Hakim juga memutus Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Samarinda Nomor 10/Pid. Sus-TPK/2020/PN. Smr tanggal 17 Juni 2020 pada nama Terdakwa Reffly Ruddy Tangkere.

“Reffly dijebloskan ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Samarinda untuk menjalani pidana penjara semasa 4 tahun dikurangi selama berkecukupan dalam tahananm, ” terang Ali.

Selanjutnya Reffly juga diwajibkan membayar denda sejumlah Rp250. 000. 000, 00 subsidair 4 bulan dan uang pengganti sejumlah Rp620. 000. 000, 00 selambat-lambatnya satu bulan setelah putusan mahkamah memperoleh kekuatan hukum tetap.

“Jika dalam jangka periode tersebut dia tidak membayar kekayaan pengganti maka harta bendanya disita oleh Jaksa dan dilelang buat menutupi uang pengganti tersebut, ” Andry menandasi.

Sebagai informasi, Reffly Ruddy Tangkere & Andi diputus bersalah melakukan aksi pidana korupsi yaitu menerima uang sogok terkait pengadaan proyek jalan pada Provinsi Kalimantan Timur tahun 2018-2019 secara bersama-sama dan berlanjut.

Reporter: Muhammad Radityo
Sumber: Liputan6. com [eko]