BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan Empat Burung Pemangsa di Hutan Bunder

BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan Empat Burung Pemangsa di Hutan Bunder

Merdeka. com – Empat ekor burung pemangsa atau raptor dilepasliarkan oleh Balairung Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Yogyakarta di Taman Hutan Bunder, Kabupaten Gunungkidul, DIY.

Kepala BKSDA Yogyakarta Muhammad Wahyudi menjelaskan, empat burung pemangsa dengan dilepasliarkan ini adalah dua elang Ular Bido (Spilornis cheela) dan dua elang Alap Jambul (Accipiter trivirgatus).

Empat punggung burung pemangsa yang dilepasliarkan itu didapat dari penyerahan masyarakat. Wahyudi menyebut sebelum dilepasliarkan, empat burung pemangsa ini menjalani rangkaian assesment dan rehabilitasi di Pusat Rehabilitasi Raptor Stasiun Flora dan Fauna (SFF) Bunder di bawah tata BKSDA Yogyakarta.

“Beberapa waktu lalu kami lepas liarkan empat burung pemangsa. Jenisnya elang Ular Bido (Spilornis cheela) dengan merupakan penyerahan masyarakat Sleman serta Gunungkidul pada akhir Mei tarikh 2019 silam, sedangkan Alap-alap Jambul (Accipiter trivirgatus) diserahkan sekitar kamar Mei 2020, ” ujar Wahyudi dalam keterangan tertulisnya, Minggu (12/7).

“Setelah melalui assesment dan diobservasi dari aspek kesehatan tubuh dan perilakunya, akhirnya satwa itu dinyatakan siap untuk kembali ke habitatnya, ” sambung Wahyudi.

Wahyudi menuturkan pelepasliaran 4 satwa ini merupakan bagian lantaran rehabilitasi satwa. Wahyudi berharap kalau satwa dapat kembali ke alam bebas.

Wahyudi menyebut pelepasliaran empat satwa pemangsa sebati dengan arahan Dirjen KSDAE KLHK. Harapannya, kata Wahyudi bisa mempercepat proses pelepasliaran satwa yang sedang terdapat di pusat rehabilitasi hewan. Wahyudi menuturkan jika agenda pelepasliaran satwa merupakan salah satu kegiatan rutin di BKSDA.

“Dengan dilepaskannya burung pemangsa itu, selanjutnya kandangnya dapat diisi balik oleh burung pemangsa lainnya untuk proses persiapan lepas liar berikutnya, ” papar Wahyudi. [noe]
Link terbaru tentang Data HK

Location | Posted in Info