60 Napi di Jateng Dapat Remisi Waisak, Satu Orang di Rutan Pekalongan Bebas

60 Napi di Jateng Dapat Remisi Waisak, Satu Orang di Rutan Pekalongan Bebas

Merdeka. com – Sebanyak 60 orang warga binaan di Penjara (Lapas) Provinsi Jawa Tengah mendapatkan remisi khusus perayaan Trisuci Waisak 2565. Seorang narapidana dari Rutan Pekalongan di antaranya langsung bebas.

“Dari jumlah 60 narapidana yang mendapatkan remisi khusus Hari Raya Waisak tahun 2021, ada satu orang yang langsung bebas. Dia asalnya dari Rutan Pekalongan, ” kata Kasubag Humas PPTHI Kemenkum HAM Jawa Tengah, Hasmi Safei, Rabu (26/5).

Dari informasi yang dihimpun narapidana yang langsung bebas dapat remisi khusus hari Waisak divonis kasus pencurian. Remisi khusus Waisak tahun ini diberikan kepada lima narapidana selama 15 hari, sedangkan 27 narapidana dapat remisi sebulan, 14 narapidana dapat remisi satu bulan 15 hari serta 14 narapidana beragama Buddha mendapat remisi dua bulan.

“Besaran remisinya sekitar 15 hari sampai dua bulan. Rinciannya ada 59 narapidana dapat remisi khusus I dan satu narapidana dapat remisi khusus II dengan potongan pidana 1 bulan 15 hari, ” jelasnya.

Dari jumlah keseluruhan 46 lapas dan rutan yang tersebar di Jawa Tengah, saat ini pemberian remisi Waisak terbanyak dilakukan oleh pengelola Lapas Permisan di Pulau Nusakambangan, Cilacap ada 19 narapidana.

Sementara Lapas Purwokerto memberikan remisi Waisak bagi 13 narapidana dan Lapas Kembangkuning Nusakambangan memberikan remisi Waisak bagi 10 narapidana.

“Kita berharap dengan adanya perayaan Trisuci Waisak juga bisa sebagai perayaan ulang tahun Buddha. Bagi sebagian umatnya, Waisak jadi pertanda diberikannya pencerahan dari sang Buddha, ” tandasnya. [ray]