2 Petani di OKU Selatan Duel Gara-gara Ayam Kate, Satu Karakter Tewas

2 Petani di OKU Selatan Duel Gara-gara Ayam Kate, Satu Karakter Tewas

Merdeka. com – Perut petani asal Kecamatan Kisam Mulia, Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan, terlibat duel. Mulia orang tewas dan satunya lagi menyerahkan ke kantor polisi .

Target adalah Nanda (30) warga Tempat Tenang dan pelaku bernama Herlan (50). Pelaku Herlan kini ditahan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Kejadian itu bermula saat korban mengarah rumah pelaku di Desa Ulak Pandan, Kecamatan Kisam Tinggi, Senin (7/12) sore. Sambil membawa sebilah parang, korban datang dengan jiwa.

Korban bermaksud menanyakan tentang indukan ayam jenis kate yang dipinjam pelaku. Terjadi salah paham antara keduanya sehingga berperan percekcokan.

Adu sombong berakhir dengan perkelahian. Korban meruntuhkan parang dan berusaha membacok karakter. Namun, parang itu berhasil direbut pelaku dan membacok korban melanggar pipi.

Luka lulus besar membuat korban tersungkur. Masa itulah, pelaku memanfaatkan keadaan dengan membacok korban secara membabi memukul dan mengenai tangan, punggung, dan leher. Korban pun tewas di tempat.

Kasatreskrim Polres OKU Selatan AKP Apromico mengungkapkan, tersangka menyerahkan diri ke biro polisi didampingi keluarga. Selanjutnya, petugas mendatangi lokasi dan melakukan laku TKP.

“Tersangka menganjurkan diri setelah kejadian. Dia mengakui perbuatannya, ” ungkap Apromico, Selasa (8/12).

Dari petunjuk tersangka, pembunuhan itu dilatarbelakangi perkara ayam kate. Hanya saja, simpulan mengaku korban lebih dulu menantang dan berusaha membacoknya.

“Tersangka membunuh dengan parang hak korban yang direbutnya. Masalahnya sebab ayam, ” ujarnya.

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Perkara 338 KUHP tentang pembunuhan secara ancaman 15 tahun penjara. Barang bukti diamankan sebilah parang lama 25 centimeter beserta sarung serta potongan drigen yang digunakan tersangka membersihkan darah di parang itu.

“Sejauh ini status aman dan kondusif, tapi langsung dipantau petugas, ” pungkasnya. [ray]