2 Lansia di Pondok Aren Menyimpan 8. 000 Lembar Duit Buatan Pecahan Rp100. 000

2 Lansia di Pondok Aren Menyimpan 8. 000 Lembar Duit Buatan Pecahan Rp100. 000

Merdeka. com – Dua pelaku penyimpan uang palsu lintas Provinsi, diamankan pada Mapolsek Pondok Aren. Dari kedua pelaku berinisial SMN (71) dan SS (60), petugas menyita 8. 000 lembar uang pecahan Rp100. 000 palsu.

Kapolsek Pondok Aren AKP Riza Sativa menerangkan, pengungkapan kasus tersebut bermula sebab adanya informasi yang didapat terkait penimbunan uang palsu di medan Pondok Gede, Kota Bekasi.

“Berawal dari adanya data penyimpanan uang palsu di wilayah Pondok Gede. Setelah kami datangi TKP rumah pelaku SS, didapat uang pecahan Rp100. 000 buatan sebanyak 8. 000 lembar, ” jelas Kapolsek AKP Riza Sativa, di Mapolsek Pondok Aren, Selasa (24/11).

Dari karakter SS, polisi kemudian melakukan pengembangan dan mengaku mendapat dari karakter SMN (71), yang tinggal pada kawasan Kunciran, Kota Tangerang.

“Setelah pelaku SMN ana datangi, pelaku mengakui bahwa sediaan upal di rumah SS, dari dirinya. Kemudian SMN mengaku mendapat uang palsu itu dari seorang DPO berinisial J, ” terang Kapolsek.

Dijelaskan Riza, kedua pelaku saat ini benar melakukan penyimpanan terhadap uang palsu. Keduanya disangkakan pasal pasal 36 UU nomor 7 tahun 2011 tentang mata uang. Dengan kerawanan pidana penjara maksimal 10 tarikh dan denda maksimal Rp10 miliar

SMN, mengaku mendapatkan uang palsu dalam jumlah banyak itu dari teman yang mutakhir dia kenal.

“Dapat dari J, dia baru saja saya kenal. Saya membeli Rp50 juta dengan uang asli serta saya mendapat 8. 000 lembar. Itu buat saya membayar pinjaman, ” jelas SMN.

Polisi had kini masih mendalami kasus itu, pihaknya juga tengah memburu pelaku J, diduga selaku pemasok uang palsu.

“Kalau kaitannya untuk Pilkada belum, belum ada unsur ke situ, ” cakap dia. [rhm]

Location | Posted in Info